Direktur Eksekutif LAZISNU PBNU Riri Khariroh melihat semangat keluarga besar LAZISNU di berbagai daerah untuk terus memajukan organisasi sebagai lembaga filantropi. Menurutnya, pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) memiliki potensi besar untuk membantu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Riri mengatakan, esensi gerakan LAZISNU tidak hanya terletak pada penghimpunan dan penyaluran dana ZIS, tetapi juga pada upaya membangun kepedulian serta solidaritas sosial di tengah masyarakat. "Saya melihat semangat LAZISNU di dunia untuk memajukan organisasi sebagai lembaga filantropi," katanya pada acara Konsolidasi Amil se-Jatim di aula lantai 3 Pondok Pesantren Darul Ulum, Paterongan, Jombang, Sabtu (29/8/2026).
NU Care-LAZISNU Jawa Timur menggelar Pelatihan Fundraising CSR bertajuk “Strategi Tepat Menembus & Mengelola Dana CSR Perusahaan”. Kegiatan dalam rangka menyemarakkan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) ini dipusatkan di Aula Lantai II Pondok Pesantren Darul Ulum, Peterongan, Jombang, Ahad (30/8/2026) pagi. Agenda ini menghadirkan dua orang narasumber, yaitu Pakar Filantropi Indonesia Hamid Abidin serta Wakil Direktur Fundraising, Humas & IT LAZISNU PBNU Anik Rifqoh. Adapun yang mengikuti acara ini dua orang perwakilan LAZISNU PCNU se-Jatim.
Tabuhan rebana menandai pembukaan Silatnas LAZISNU Sedunia di Aula lantai 3 Pondok Pesantren Darul Ulum, Paterongan, Jombang, Sabtu (29/8/2026). Agenda ini merupakan bagian dari serangkaian side event Muktamar ke-35 NU yang diadakan LAZISNU PBNU. Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU Riri Khariroh mengatakan, Silatnas melibatkan para penggerak (muharrik) NU Care-LAZISNU dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara.
Sebanyak 135 anak yatim yang yang berdomisili di wilayah sekitar lokasi Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur menerima santunan dari NU Care-LAZISNU PBNU pada Jumat (28/8/2026). Salah satu penerima manfaat, Muhamad Syarif Ali Azzafi (12 tahun), mengaku bersyukur menerima santunan tersebut. Kabar adanya santunan ini ia dapatkan dari ibunya beberapa hari lalu. “Rasanya senang dan bersyukur mendapat ini (santunan anak yatim). Aku di kasih tau sama ibu suruh ke sini karena bakal dapat santunan dari LAZISNU," ujarnya.
NU Care-LAZISNU PBNU menyalurkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa pada Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pesantren Tambakberas, Jombang, Jumat (28/8/2026). Sebanyak 135 anak yatim yang berdomisili di wilayah sekitar area Muktamar NU yang menerima manfaat. Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU Riri Khariroh menyampaikan bahwa pemberian santunan menjadi salah satu layanan kemanusiaan yang dilakukan NU Care-LAZISNU selama pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU. “Karena berbuat baik kepada anak yatim di hari Jumat, menjadi sebuah keistimewaan dan memiliki nilai yang sangat baik,” ujarnya.
NU Care-LAZISNU PBNU menyalurkan sejumlah bantuan di Komunitas Tanoker, Ledokombo, Jember, Jumat (07/08/2026). Di antara bantuan itu, meliputi, santunan anak yatim, dhuafa, anak dengan disabilitas, serta insentif guru dan pendamping komunitas. Kegiatan itu dihadiri oleh Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU Riri Khariroh, Anggota LAZISNU PBNU H Misbahus Salam, Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU PWNU Jatim M Risal Syarifuddin, dan lainnya. H Misbahus Salam menyampaikan, penyaluran santunan merupakan bagian dari program filantropi yang dijalankan LAZISNU PBNU melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
- 4
- Selanjutnya





