NU Care-LAZISNU Jatim terus memperkuat pelaksanaan program Intensifikasi Gerakan Koin NU. Di antaranya melalui sosialisasi program dan penandatangan MoU gerakan di Pondok Pesantren Miftahul Arifin, Wonomerto, Probolinggo, Sabtu (25/7/2026). Dalam acara ini, LAZISNU Probolinggo menetapkan tiga PRNU sebagai pilot project program, yaitu PRNU Kropak, PRNU Pohsangit Kidul, dan PRNU Jorongan. Ketua LAZISNU Probolinggo, Dewi Puspa, menjelaskan bahwa ketiga ranting tersebut akan menerima pendampingan manajemen dan tata kelola keuangan secara intensif yang difasilitasi oleh LAZISNU Jatim.
LAZISNU Kabupaten Probolinggo menggelar Bimtek UPZIS serta Sosialisasi Intensifikasi Gerakan Koin NU di Pondok Pesantren Miftahul Arifin, Desa Tunggak Cerme, Kecamatan Wonomerto, Sabtu (25/7/2026). Ketua PCNU Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menekankan pentingnya penguatan tata kelola filantropi di tubuh NU. “Mari kita dukung gerakan Koin NU ini. Penggalangan Koin NU ke depannya harus satu pintu dan dilakukan secara bertahap,” ucapnya.
NU Care-LAZISNU Sumenep melaksanakan program bedah rumah warga kurang mampu, Selasa (21/7/2026), yang menggandeng Kemenag dan Baznas. Program ini menyasar kediaman Sumerto, warga Dusun Lebak, Desa Beluk Raja, Kecamatan Ambunten, Sumenep. Pengurus LAZISNU Sumenep, Ahmad Bakir, mengatakan bahwa program ini memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Menurutnya, bedah rumah ini tak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi wujud kepedulian sosial serta semangat gotong royong dalam membantu sesama.
Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) bersama NU Care-LAZISNU Jawa Timur menyalurkan zakat produktif di Kabupaten Gresik, Senin (20/7/2026). Bantuan berupa kios kontainer usaha beserta modal usaha itu menyasar marbot dan juru parkir masjid. Program ini merupakan upaya pemberdayaan ekonomi mustahik agar memiliki pendapatan yang berkelanjutan. Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU PWNU Jawa Timur, M Risal Syarifuddin, mengatakan bahwa zakat tidak hanya memiliki fungsi sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar penerima manfaat, tetapi juga harus mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi.
Rasa haru menyelimuti wajah Gustin Ningsih saat mendampingi putranya, Ekselo Leonael Lumban Raja, mengikuti Khitan Massal Gratis yang diselenggarakan NU Care-LAZISNU MWCNU Sidoarjo, Ahad (5/7/2026) lalu. Ekselo merupakan ABK yang berasal dari keluarga non-Muslim. Ia juga mendapat kesempatan mengikuti khitan massal bersama puluhan peserta lainnya. "Saya mengucapkan terima kasih buat NU. Mudah-mudahan NU semakin sukses dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkap Gustin.
NU Care-LAZISNU Kota Malang menggelar 'Festival Muharram 1448 H: Santunan Anak Yatim dan Dhuafa' di Aula Lantai 3 Kantor PCNU Kota Malang, Ahad (12/7/2026). Kegiatan dalam rangka semangat berbagi di bulan Muharram ini menyasar 150 anak yatim dan dhuafa. Masing-masing menerima santunan uang tunai dan perlengkapan sekolah. Manajer NU Care-LAZISNU Kota Malang, H Andi Syayuti, S.E., menegaskan bahwa Festival Muharram merupakan wadah untuk mempererat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan manfaat nyata bagi sesama, khususnya anak-anak yatim.





